Tips mengecat pada dinding | tembok baru

Cat Tembok atau cat dinding adalah bahan bangunan yang selalu menemani dan dibutuhkan dalam setiap bangunan. Dalam pemakaiannya harus disesuaikan dengan kondisi tembok atau dinding yang akan di cat. Untuk tembok yang baru atau tembok yang belum pernah di cat sebelumnya tentunya akan berbeda dalam penanganannya.

Beberapa hal penting yang harus diperhatikan pada saat akan mengecat dinding/tembok baru adalah:
  • Kondisi dinding yang baru biasanya masih memiliki tingkat kelembaban dan kadar basa yang tinggi.
  • Jika permukaan dinding tidak rata, gunakan roadblock interval filler/plamuur/dempul untuk meratakannya, lalu ampelas hingga rata, dan kemudian dibersihkan hingga bersih.
  • Pengecatan dilakukan jika dinding benar-benar kering (nominal 30 hari) dan diperlukan 1 lapisan cat dasar Alkali Resisting Briefing sebelum permukaan dinding dicat.
  • Periksa kadar kelembaban dinding dengan dampness measuring device (proti measuring device) untuk dinding, nilainya harus dibawah 15%. Jika nilai tersebut belum tercapai, biarkan hingga kering.
 
  •  Untuk dinding dengan kadar basa yang tinggi, bisa kita tes dengan kertas lakmus, lalu dinetralkan dengan larutan 3% phosporic acid dan 2% zinc chloride dengan air bersih.
  • Setelah yakin kering, kotoran dan debu bersih, barulah dinding tersebut siap dicat.

Demikian Tips Pengecatan pada dinding tembok baru. Semoga bermanfaat


Original source : Tips mengecat pada dinding | tembok baru